BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Tuesday, 27 July 2010

Ribut Prahara Infotainment

Kemaren malem nonton acara talkshow gitu di TVone -aku lupa nama acaranya- infotainment mau dicekal -atau apa lah gitu- hak siarnya.. Sukur deh, aku udah bosen kehidupan pribadi aku diusik terus sama wartawan.. *waaddeezziiig..* Garing ah..

Tapi sebenarnya, kalo bener2 dicekal juga belum tentu jadi solusi yang ok, karena banyak juga pihak2 yang untung dengan adanya infotainment ini, termasuk seleb2nya juga. Meskipun yang paling nonjol adalah sisi buruknya, tapi ada juga ko sisi baiknya dari infotainment itu, sebagai sarana ekspos diri dan promosi artis/band baru misalnya. Infotainment juga ga selamanya nyebar2in aib ko (walaupun yang lebih nonjol nyebar2in aib-nya), bisa kita liat juga berita tentang aksi peduli lingkungan dari para seleb kita, misalnya...

Mungkin kalo menurut aku, infotainment itu gak perlu dicekal, cuma perlu ditata dan ada peraturan yang jelas tentang jadwal siaran, isi siaran, dll. Misalnya waktu tayangnya kudu diatur alias kapan waktu yang pantas untuk sebuah infotainment ditayangkan oleh stasiun tv (penayangan iklan rokok terbukti berhasil dengan penerapan peraturan ini), pemerintah harus bikin peraturan yang ngatur tentang batasan2 pemberitaan.. dll . .

Yang paling penting.. Kedewasaan penonton juga dituntut, kalo udah pinter dan sekolah yang bener, pasti tau apa yang pantas untuk ditonton oleh mereka dan diri kita sendiri..

Perlu diakui juga, kadang2 infotainment suka lebay2 dalam pemberitaan, alhasil, jadi seolah2 (atau ia ya?) pemberitaannya terkesan gak faktual.. But well, kalo ada peraturan yang jelas dan penegakkan hukum yang ok, pasti nurut deh infotainment juga..

Finally, aku berani bertaruh, pasti infotainment GAK BAKALAN DICEKAL! meskipun sekarang lagi bener2 jadi topik utama di tiap acara berita di TV, namun perlahan2, seiring issue Arielunatari reda, pasti wacana pencekalan infotainment pun akan yahhh hanya sekedar wacana.. Toh, itu udah jadi hal biasa terjadi di negeri kita..  :)

Wassalam.