BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Thursday, 10 March 2011

Resensi Film: "Burke and Hare"


Ide utama cerita film ini diambil dari kisah nyata tentang 2 orang pembunuh terkenal yaitu Burke dan Hare, membunuh orang-orang dengan tujuan agar mayatnya bisa dijual kepada para pengajar anatomi tubuh manusia yang kebetulan waktu itu keilmuan dibidang ini sedang dalam masa perkembangan.
Film yang sebenarnya penuh adegan sadis ini ternyata dikemas dengan sajian komedi, jadi adegan-adegan sadis yang ada seperti adegan muncratan darah dari kaki yang dipenggal, oleh sutradara diatur sedemikian rupa agar tetap terlihat ada unsur komedi di dalamnya.
Film diawali oleh sebuah monolog dan menurut saya ini adalah awal yang cukup bisa membuat film ini jadi menarik untuk dijadikan sebuah tontonan ringan. 

Jadi, begini cerita singkatnya.
Suatu ketika William Burke (Simmon Perge) dan William Hare (Andy Serkis) mengalami kesulitan ekonomi karena tidak adanya lapangan usaha yang bisa mereka dapatkan. Bersamaan dengan itu, perkembangan dunia keilmuan dibidang anatomi tubuh manusia sedang sangat berkembang. 
Tersebutlah seorang pengajar anatomi tubuh manusia di satu sekolah bernama Dr. Knox yang sedang bingung karena kekurangan stok tubuh (baca: mayat) manusia untuk dijadikan bahan praktek bersama murid-muridnya. 
Singkat cerita, Hare yang telah mempunyai istri ternyata memiliki rumah penginapan bagi para orang tua. Ada seorang kakek yang sudah meninggal di penginapan tersebut. Istri Hare menyuruh suaminya dan Burke untuk mengurus mayat tersebut, kemudian Burke dan Hare mempunya ide untuk menjual mayat itu ke Dr. Knox. 
Dr. Knox pun membeli mayat itu dan menawarkan sebuah perjanjian kepada Burke dan Hare untuk tetap menyediakan suplay tubuh manusia. Burke dan Hare pun menyetujuinya.
Ternyata mencari tubuh atau mayat manusia tak semudah yang mereka fikirkan sebelumnya. Jadi, tidak ada cara lain bagi mereka untuk melakukan pembunuhan dan mayat korban pembunuhan mereka akan mereka jual ke Dr. Knox.
Lama kelamaan aparat kepolisian menerima berita kehilangan warganya yang ternyata merupakan korban pembunuhan Burke and Hare. Tentu saja tidak sulit bagi aparat keamanan tersebut untuk menangkap keduanya. 
Karena suatu persetujuan atau apa lah *lupa lagi, LOL, ternyata Burke yang sedang menjalin hubungan asmara dengan aktris teater jalanan bernama Ginny (Isla Fisher) bersedia untuk menerima hukuman gantung, walaupun meski Hare juga bersalah tapi hanya dia yang akan di hukum gantung.
Akhirnya, Hare tetap hidup dan menjalankan bisnis baru baru bersama istrinya, Burke meninggal dijeratan tali gantungan dan mayatnya kemudian dijadikan bahan praktek anatomi tubuh. Rekan kerja Dr. Knox berhasil menemukan sebuah alat yang merupakan cikal bakal kamera zaman sekarang, dan ternyata di situ bersamaan pula dengan Charles Darwin yang kemudian telah berhasil menamatkan buku fenomenalnya yang berjudul "On The Origin of Species."

Film berjalan dengan menarik pada menit-menit awalnya. Serangkaian adegan yang menceritakan Burke dengan Ginny yang sebetulnya penting juga untuk mendukung bagian cerita dari karakter Burke seolah-olah hanya dijadikan bumbu pelengkap untuk menambahkan bagian cerita yang ada, bahkan saya kira hanya untuk lebih membuat durasi film supaya sedikit lebih panjang. Tetapi, bagaimanapun akting Ginny yang memerankan sebagai aktris teater jalanan yang sangat terobsesi dengan Shakespeare cukup membuat saya tertarik untuk menonton lagi film terdahulunya, "The Confession of A Shopaholic."
Over all, film ini cukup bisa menghibur karena plot cerita yang ringan dan tidak perlu memutar otak, meskipun agak kurang menarik juga di bagian tengah ceritanya.

Nilai : 6,5/10


Oia, resensi ini gue tulis juga di Bicarafilm.com . .

18 comments:

  1. jadi penasaran nonton fimnya setelah baca reviewnya ^^

    selamat pagi,...

    ReplyDelete
  2. Download dapet ga ya MAs Broo?

    ReplyDelete
  3. film sadis tapi komedi?
    gak biasa banget..

    thanks reviewnya..

    ReplyDelete
  4. hmmm, unsur komedi nya dimana ya?

    ReplyDelete
  5. @ Senja: Sebetulnya ga terlalu begitu recommended buat ditonton.. :)

    @D. Durahman: Coba nyari aja di torrent...

    @Yudi: thanks juga...

    @Ega: Tonton aja deh... :)

    ReplyDelete
  6. wah saya masih asing sama yang ini hehe

    ReplyDelete
  7. wew...kisah yg eksentrik banget...jadi [pengen nonton

    ReplyDelete
  8. Ngeri walau ada humornya, pembunuhan sih

    ReplyDelete
  9. tunggu yang bajakan aje dagh... xoxo

    ReplyDelete
  10. ane lg tunggu film transformer 3 neh
    kayanya lebih mantabbzzz tuh

    ReplyDelete
  11. aku lagi tergila-gila nonton film ne.... bajakan g apa-apa

    tapi kok aku g bis abuat resensi ya? he he he

    ReplyDelete
  12. wah,penasaran ni pegen nonton.salam kenal,klu ada waktu kunjungi blog ane ya

    ReplyDelete
  13. wah, film seru jg tuh...
    lngsung nyari ah...

    ReplyDelete
  14. wew spoilerr.. hahaha.. udah lama ga nonton film..

    ReplyDelete
  15. Kayanya sih seru karena ada komedinya segala. Tapi kadang apa yang kita baca di resensi kadang tidak sesuai sebagaimana yang kita harapkan takkala nonton langsung. Apa di Samarinda, film ini sudah masuk bioskop atau belum ya.

    ReplyDelete
  16. hare dan burke memang bersalah. tapi, apa salahnya kalau kita rela menyumbangkan tubuh kita untuk dunia medis

    ReplyDelete