BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Monday, 26 September 2011

Resensi Film: “Stand By Me” (1986)

Stand By Me bercerita tentang seorang penulis, Gordie, yang menulis cerita tentang salah satu kisah manis masa kecilnya bersama ketiga temannya, si gendut Vern yang sering menjadi bulan-bulanan mereka, Chris Chamber dengan penampilan antagonisnya, dan Teddy yang walaupun dia selalu mengalami kekerasan dari ayahnya tapi dia selalu membanggakan ayahnya yang seorang veteran perang itu.
screenshot.9
Suatu hari Vern tanpa sengaja mendengar obrolan rahasia kakaknya dan temannya, dari pembicaraan itu Vern tahu bahwa Ray Brower, anak kecil yang sudah lama menghilang ternyata ditemukan mayatnya disuatu tempat oleh kakaknya. Vern kemudian mengajak ketiga temannya itu menuju lokasi yang diduga menjadi tempat mayat Ray Brower ditemukan. Pada awalnya mereka bermaksud untuk menjadi orang terkenal karena berhasil menemukan mayat Ray Brower kemudian mereka melakukan perjalanan penuh tantangan yang tidak akan pernah lupakan itu.

Gw sangat terkesan dengan penampilan River Phoenix kecil, dia berhasil memerankan karakter seorang Chris Chamber yang pada awalnya terlihat seperti pengacau, urakan, dan acuh. Tetapi, seiring cerita di film ini berjalan, Chris sebenarnya adalah orang yang bisa menjadi bijaksana dan paling pemberani diantara empat sahabat itu. Chris sering menghibur, menyemangati, dan menenangkan perasaan Gordie melalui kata-katanya yang seperti orang dewasa tetapi tidak juga bisa disebut sok-sokan dewasa.

screenshot.10

Diangkat dari novel karya Stephen King, Stand By Me menjadi kisah yang ringan tapi tetap menarik, sebuah film bergenre coming of age yang penuh dengan cerita-cerita manis saat kecil. Film ini mengajak gw untuk merasakan kembali keindahan masa kecil, bermain-main dengan sahabat-sahabat. Mungkin ini terlalu berlebihan, tapi memang benar, film ini berhasil membuat gw rindu dengan suasana masa kecil gw dan teman-teman masa kecil gw yang sekarang gw gak tahu bagaimana kabarnya dan ada dimana mereka sekarang. Jujur, gw terharu ketika menonton film ini.

Recomended movie, very recomended I mean. Gw seakan-akan bisa melihat diri gw dan tingkah laku gw ketika kecil.

“This is my age! I'm in the prime of my youth, and I'll only be young once!”

This is one of the sweetest movie I’ve ever seen.
Touching heart.

Salam manis buat para sahabat kecil gw. Semoga sukses dan bahagia dimanapun kalian berada. Here, now I miss you all so much.