BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Saturday, 26 November 2011

Resensi Film: "5 Centimeters Per Second"

Dalam setiap kehidupan manusia memang selalu ada pertemuan dan perpisahan, dengan siapa saja, bisa dengan keluarga, maupun dengan orang yang kita kasihi. Jarak yang memisahkan dan waktu yang semakin berlalu cepat merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap jalan hidup seseorang.
Hal ini pula yang dialami oleh dua orang yang sudah sering menjalani waktu dan berbagi cerita bersama sejak mereka SD. Tanpa mereka tahu sebelumnya, kenyataan mengharuskan mereka berpisah dan menjalani hidup masing-masing. Ini hanya masalah jarak. Ini juga hanya masalah waktu. Tapi jarak yang menjadi suatu hal yang sangat mempengaruhi bagi perubahan hidup mereka. Dan waktu seakan-akan mempermainkan kegelisahan mereka akankah bisa kembali bertemu atau tidak.

Cerita yang sangat sederhana memang dan tentu saja premis seperti ini rasanya sudah usang karena sudah terlalu banyak juga judul film yang mengangkat tema seperti ini. Tapi ada yang beda dengan anime satu ini.
Kisah yang disajikan dan ditampilkan terasa sangat apa adanya, real, dan sangat menyentuh. Porsi dialog yang sangat sedikit dan sangat sederhana sepertinya memang disengaja akan kesan realnya lebih dapat. Tone didominasi dengan warna-warna muram, galaunya dapet. Bener-bener galau dan membawa suasana galau ditengah-tengah ruang kamar anda.

Mungkin kalau mood anda sedang galau akan lebih dibuat galau lagi kalau anda nonton film ini. :D
Nonton film ini seakan-akan sedang mendengarkan seseorang yang membacakan -lebih tepatnya membisikkan- cerpen ke telinga saya. Banyak sekali porsi monolog yang disampaikan, tentunya dihiasi dengan gaya bahasa yang penuh dengan makna-makna mendalam.

“5 Centimeters Per Second,” sebuah film yang sangat indah dengan segala kemuramannya, kegalauannya, dan tentunya akan membangkitkan sisi melankolis anda. Lengkap dengan soundtrack yang membuat anda semakin galau. :D

11 comments:

  1. td sya pikir versi filmnya 5 cm punya donny dah launching. trnyata bukan yah. hehhehe

    ReplyDelete
  2. dikira 5cm donny dirgantara...
    -.-

    ReplyDelete
  3. udah nonton film ini. keren gambarnya, tone yg dipakai jg pas, kayak nyata. terus suka banget sama soundtrack. cuma entah knp saya msh ga ngerti sama endingnya, bnr2 pisah atau ketemu lg sih? :D *bukan penonton yg baik* hehehe..

    ReplyDelete
  4. Dear.

    wahh.... gw juga suka film yang fiksi kayak gene... walo gw belum nonton film ini tapi gw bisa bayangkan dari resensinyaaa..... thank you yaaa...


    regards.
    ... Ayah Double Zee ...

    ReplyDelete
  5. kykna recomended yah, cerita ttg persahabatan terkadang membuat kenangan masa lalu teringat kembali :)

    ReplyDelete
  6. tapi katanya ending-nya kurang bagus gitu ya ngegantung #eh apa anime yang lain ya :P

    ReplyDelete
  7. @Accilong @Hendra: hehe, agak bikin ngecoh juga judulnya emang. :D

    @Irma: menurut saya sih ceweknya itu udah tunangan sama cowok lain, tapi gak dijelasin di film secara langsung, dijelasinnya cuma lewat scene yang nunjukkin dia pake cincin di jari manis tangan sebelah kiri, yang di kereta api itu loh.. :)

    @Arif: lebih tepatnya tentang cinta pertama yang susah dilupain. :)

    @k[a]z: ia ini anime. :)

    @Panduan belajar blog: banget. :D

    @Keluarga Zulfadhli: thanks juga udah komentar. :)

    @Tiara: menurut saya endingnya ga gantung kok, tapi emang bad ending aja, kasian si cowoknya, galau seumur hidup, terus ngundurin diri dari kerjaannya, trus ditnggal tunangan sama cewek pujaannya. Ups spoiler. haahah

    ReplyDelete
  8. Plotnya bagus.
    Cuma Endingnya bkin gue pengen ngebanting laptop.
    coba kalo gak ada kereta.
    pasti bakal Happy Ending.

    ReplyDelete
  9. kenapa harus sad ending sihh,,, ih ih ih bikin makin galau nih, cocok ama kisah gue soalnya,, hehehe *eh curcol

    ReplyDelete