BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Friday, 25 November 2011

Resensi Film: “The Birds” [1963]

Ratusan kelompok burung dari burung camar sampai gagak tanpa sebab yang jelas menyerang penduduk di Bodega Bay. Banyak korban mati berjatuhan.

Hanya itu saja inti dari film ini.

Mengecewakan memang, saya berharaf lebih dari cerita di film ini. Padahal film ini diawali dengan start yang baik, perlahan tapi pasti mampu membangun tensi ketegangan dan rasa penasaran tentang apa yang terjadi sebenarnya. Berharaf misteri dari serangkaian serangan burung tersebut dapat terungkap. Tetapi ending yang terkesan plotless, seakan sengaja, Hitchcock tidak memberikan jawaban dari semua pertanyaan dan rasa penonton. Ditinggalkan dengan rasa kecewa begitu saja di hadapan layar kaca.

Yaaah, gak seperti “Psycho” ataupun “Vertigo.”

Mengecewakan.

6 comments:

  1. berarti penonton disuruh mikir sendiri endingnya ya..?
    hehe piss

    ReplyDelete
  2. penonton diminta menjawab sendiri..... :)

    salam kenal dari tobipuken, yuk dukung persamaan hak bagi penyandang disabilitasdi Indonesia dan bagaimana pandangan anythingusearch terhadap penyandang disabilitas?

    ditunggu kunjungan baliknya sobat......

    ReplyDelete
  3. ajak-ajak nonton daku lah, nanti pasti tak mengecewakan

    ReplyDelete
  4. @Rawins, @Tobipuken: kalau film yang kaya gitu memang ada juga, penonton disuruh nyimpulin sendiri, tapi film ini mah bener-bener ngegantung. Gak ada penjelasan sama sekali kenapa burung-burung itu nyerang manusia. :D Thanks atas komentarnya. :)

    @A Vip: hehe bisa aja ni si om. :)

    @Faizah: aih jadi malu.. hahaha

    ReplyDelete
  5. lah langsung nyeritain intinya :O pembaca kecewaaaaa :P

    ReplyDelete