BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Monday, 28 November 2011

Resensi Film: “Chico and Rita”

Bercerita tentang pengalaman masa lalu seorang pemain piano terkenal, Chico. Dia yang kini sudah tua dan berpisah dengan kekasihnya, Rita. Kehebatan Chico dalam memainkan piano dan menulis lagu disatukan dengan kemerduan suara Rita menjadi sebuah hubungan cinta yang indah dan penuh liku. 
Kehidupan masa lalu dan masa sekarang yang dialami Chico sangat bertolak belakang. Masa sekarang Chico yang hanya berprofesi sebagai tukang semir sepatu, tinggal di sebuah rumah kumuh, dan berpisah jarak dengan Rita. Parahnya, Chico kini tidak tahu keberadaan Rita. Sebaliknya, masa lalu Chico yang sukses menjadi seorang pianist sekaligus penulis lagu terkenal bersama tandem vokalnya, Rita di sebuah cafe kecil di Kuba, mereka berdua mendapatkan penghidupan yang sangat layak dan bisa dikatakan glamour. Bahkan impian Rita untuk berhasil menembus indsutri musik Amerika terwujud. Namun, keberhasilan Rita itu ternyata menjadi sebuah masalah yang mengusik hubungan cinta mereka berdua. Tidak cukup itu, masalah yang menerpa hubungan cinta mereka juga seringkali diakibatkan oleh Chico yang mudah sekali berhubungan dengan banyak wanita lain.  
________________
Film yang berasal dari Spanyol ini (CMIIW) mengangkat romansa sederhana tentang pasang surut hubungan cinta Chico dan Rita. “Chico and Rita” ditampilkan secara sederhana melalui animasi yang sederhana, jauh sekali dari kualitas animasi sekaliber Pixar atau studio animasi Holywood lainnya. Tapi justru itu yang menjadi daya tarik dari film ini. Tidak ada yang baru memang dari kisah yang diangkat oleh film ini, tapi pilihan untuk mengangkat kisah sederhana seperti ini melalui sebuah film animasi yang sangat sederhana namun indah menjadi daya tarik tersendiri untuk bisa betah menonton film ini sampai usai. Benar-benar sebuah film yang indah dengan segala kesederhanaan visual dan ceritanya.
Diiringi dengan alunan musik-musik berirama jazz cuban yang sangat kental, hubungan cinta antara Chico dan Rita disampaikan dengan mengalir dan dipertunjukkan dengan apa adanya. Sangat polos dan apa adanya. Bahkan banyak sekali scene dimana Rita bener-bener telanjang bulat. Ya meskipun ini cuma animasi, tapi jangan sampai ditonton oleh adik atau ponakan kita yang masih dibawah 17 tahun. :D Kesederhanaan dan kepolosan film ini sangat saya sukai. Tidak bosan rasanya untuk memperhatikan dan mengamati pasang surut kisah cinta mereka. Saling salah faham, saling merasa dikhianati, saling merasa bersalah, kadang Chico mengejar, kadang Rita yang mengejar, saling mengejar, dan saling mencintai. :)

Mungkin selain keunikan visual, porsi scoring serta soundtrack yang berirama jazz cuban yang sangat dominan pun menjadi daya tarik tersendiri dari film ini. Jadi kalau anda juga penyuka jazz, jangan pernah lewatkan film ini. Referensi yang bagus, saya kira.

Saya ingin menekankan sekali lagi, tidak bisa dipungkiri bahwa yang membuat saya betah untuk menonton film non-holywood yang berdurasi kurang lebih satu setengah jam ini adalah berkat gambar-gambarnya yang sederhana tapi tetap enak dipandang. Kalau saya boleh berlebihan, setiap scene yang ada di film ini layak discreenshot dan dijadikan wallpaper desktop. :)


"Chico and Rita", sebuah romansa musikal yang sederhana dengan animasi sederhana, indah, polos, dan apa adanya. Jadi kalau anda adalah tipe penonton yang selalu terkagum-kagum dengan kemewahan dan kecanggihan visual sekaliber Pixar, tidak ada salahnya kalau mencoba menonton film yang satu ini, ada yang berbeda dengan kecantikan dan keindahan visual film ini, atau mungkin bisa saja anda malah kecewa dengan visual film ini. Ya, itu memang masalah selera.

Gambar dari