BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Friday, 6 January 2012

Resensi Film: "Leon The Professional" [1994]

Ratusan macam pekerjaan tersedia di dunia ini, dari ratusan macam pekerjaan yang ada tersebut Leon (diperankan oleh Jean Reno) memilih pekerjaan sebagai pembunuh bayaran. Seperti pekerjaan lainnya, menjadi pembunuh bayaran juga memiliki peraturan tersendiri, diantaranya adalah tidak membunuh wanita dan anak-anak dan tentu saja, yang paling penting, lakukan pekerjaan itu sebersih dan serapih mungkin! Tidak perlu bisa membaca pun, Leon telah berhasil menjadi seorang pembunuh bayaran professional dengan bayaran mahal di kotanya.
Suatu ketika, sebuah peristiwa terjadi sampai mengharuskan dia terpaksa hidup berdua dengan seorang anak kecil yang hidup sebatang kara bernama Mathilda (Diperankan oleh Natalie Portman). Rasa kemanusiaan sang pembunuh bayaran ini pun  diuji untuk tetap terus menjaga anak sebatang kara tersebut.

Kisah hidup si pembunuh bayaran bersama seorang anak perempuan tersebut menjadi semakin menarik ketika anak kecil tersebut meminta Leon untuk mengajarkannya menjadi seorang pembunuh demi keinginannya untuk menuntaskan suatu misi balas dendam. 

______________
Sejujurnya, kehadiran Natalie Portman kecil di jajaran cast-nya itu lah yang menjadi daya tarik utama bagi saya untuk menonton film ini. Natalie kecil yang bermain peran sebagai Mathilda, seorang anak perempuan yang terlihat mengalami krisis masa kanak-kanak yang begitu parah akibat latar belakang keluarga yang broken home sehingga dirinya merasa kurang diperhatikan dan diberi kasih sayang dari keluarganya, malah sering sekali dia mengalami kekerasan dari ayahnya. Karena itu lah mungkin sosok Mathilda dalam film ini terlihat bersikap seperti dewasa sebelum waktunya. Dan hebatnya, Natalie Portman yang pada saat itu masih berusia 13 tahun berhasil memerankan sosok Mathilda ini dengan hampir sempurna. 

Dalam film bergenre crime seperti ini pasti saja ada unsur sadisme di dalamnya. Tapi pintarnya, Luc Besson yang menyutradarai film ini berhasil membuat adegan-adegan yang tidak pantas untuk anak kecil tersebut terlihat tetap keren tanpa harus melibatkan Mathilda secara langsung. Meskipun Mathilda adalah partner Leon, tapi sama sekali tidak ada scene yang mengharuskan Mathilda membunuh targetnya. Hal ini tentu saja berbeda dan terlihat lebih pantas daripada scene bunuh-bunuhah yang ditampilkan oleh "Kick Ass." Ini menurut saya. :)
Memang tidak bisa dipungkiri, unsur drama lah yang sangat terasa lebih kental dalam film ini. Menunjukkan bagaimana rumitnya hubungan antara seorang anak perempuan dengan seorang laki-laki yang jelas-jelas bukan ayahnya itu. Meskipun di layar itu terlihat sederhana-sederhana saja. Tapi saya bisa menangkap adanya suatu hubungan yang sangat tipis sekali jaraknya antara sayang dan cinta. Tentunya dua hal itu berbeda kan. Saya sulit menjelaskannya. :D . 
Tapi meskipun menurut saya ini lebih menonjol dramanya, tapi tenang saja, sebagai action dan crime, film ini pun sarat dengan adegan-adegan yang menegangkan. Bahkan itu sangat keren. Memperlihatkan trik-trik bagaimana membunuh orang dengan benar dan rapih. :D Dan yang kerennya, dalam diaolg, menyelipkan juga tips-tips kecil seputar penggunaan senjata, seperti pistol dan sniper. COOL! Dan gak kalah cool-nya lagi, saya bisa tahu sekarang bahwa seperti ini lah seharusnya seorang pembunuh bayaran beraksi. Yang suka dengan film "The Mechanic"-nya Jason Statham jangan pernah lewatkan film ini juga. :)

Unsur drama dan action itu, kerennya juga masih diberi dengan sentuhan-sentuhan komedi yang meskipun sedikit tapi itu terbukti efektif membuat saya tertawa dan tersenyum simpul. KEREN.
Lagi-lagi saya harus menekankan bahwa totalitas Natalie Portman kecil lah yang membuat film ini sukses menyajikan sebuah hiburan yang berkualitas. Meskipun penampilan Jean Renno juga keren, tapi perhatian saya telah sangat tersita oleh pesona Natalie Portman yang dari usia segitu ternyata sudah memikat setiap penonton dengan aktingnya yang total dan pendalaman karakter yang pas untuk sosok seorang Mathilda. Berkat dia, film ini sukses menjadi rekomendasi yang pas bagi setiap kalangan penonton. Baik penyuka mainstream maupun bukan penyuka mainstream. :)

COOL

1 comment:

  1. natalie portman kecil cantik bgt :D
    resensi yg bagus, jadi penasaran mau nonton.

    ReplyDelete