BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Saturday, 31 March 2012

Tentang Danus dan Inspirasi dari Seorang Pengamen

Mengadakan sebuah kegiatan atau acara kampus atau kegiatan lainnya memang tidak pernah lepas dari yang namanya anggaran, dana, bantuan, sponsorship, dan budget dalam kurung uang. Semuanya itu adalah masalah uang. Ada uang, semua solusi terpecahkan. Kasarnya seperti itu. 

Maka ketika uang belum terkumpul dan ketika waktu pengadaan kegiatan sudah semakin mendekat, semua orang dibuat ketar ketir, mencari uang kesana kemari, ada yang ngejar-ngejar sponsor, dan bahkan NGAMEN. Ya ngamen. Oh well, Ok, ngamen. 

IMHO. Sebagian orang mungkin tidak mempermasalahkan dan berpikiran bahwa ngamen memang sah-sah saja dilakukan oleh -bahkan- seorang mahasiswa dalam rangka mengumpulkan uang untuk kegiatan kampusnya. Dan ini masalahnya, saya cenderung merasa berpikir bahwa tidak seharusnya lah mahasiswa seperti itu. Oh come on, memang, memang terbukti bahwa dengan ngamen seperti itu uang untuk kegiatan mudah sekali didapat apalagi yang nyanyinya mahasiswi (JANGAN BERKONOTASI NEGATIF), tapi coba lah jangan seperti itu, jangan terlalu membiasakan diri dengan kemudahan melewati shortcut. Masih banyak cara yang ada meskipun memang lebih sulit dan akan sedikit menguras otak. Tapi justru itu tujuannya kan? Segala tek tek bengek kegiatan yang kita lakukan juga bertujuan untuk membuat kita belajar melatih kemampuan intelektualitas kita bukan? Kalau bukan, ya udah silakan ngamen.

Dan ya, ada yang terlewat. Dan sedikit pindah bahasan juga. 

Saya tidak membenci pengamen yang memang sehari-harinya bekerja sebagai pengamen. Saya termasuk orang yang menghargai mereka. Ketika dalam sebuah bus atau di manapun, pengamen datang dan memainkan beberapa lagu dengan suaranya dan permainan alat musiknya yang memang bagus, saya membuka earphone yang sebelumnya menutupi kedua telinga saya, mendengarkan mereka, dan tentunya itu akan menjadi penghargaan yang lebih bagi mereka. Dan saya benci dengan orang-orang yang malah mengacuhkan mereka. 

Dan terimakasih untuk seorang pengamen bermental kuat yang entah berapa sering dia diacuhkan oleh para pengunjung angkringan kampus di malam itu dan malam-malam serta hari-hari lainnya.

#no offence, just my humble opinion