BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Sunday, 12 August 2012

Hal-Hal yang Amat Saya Benci di Facebook

Saya pengguna Facebook lumayan aktif sejak 2009, ketika saya bilang lumayan aktif, itu artinya tidak aktif-aktif amat, alias hanya menggunakan Facebook untuk tempel link Blog Post terbaru saya dan sesekali menuangkan ide kalimat yang ada di otak saya. Mengenai yang terakhir itu, alhamdulillah, akhir-akhir ini jarang sekali saya melakukannya. Dan kenapa saya bilang alhamdulillah? ya karena saya sadar, lebih baik diam dan tidak berkata apapun daripada level sensitifitas dan sinisitas (ok, baca ke-sinis-an) orang-orang teruji dengan kalimat-kalimat saya yang mudah untuk tidak dimengerti itu. 

Dan selain itu, akhir-akhir ini, level muak saya terhadap Facebook semakin meningkat, alasannya? Simple saja, apabila saya merasa muak, ya karena tentu saja ada hal-hal yang bisa membuat level ke-muak-an saya teruji. Berikut penjabarannya. *Ok, so? who cares? Me CARE, of course!
  • Banyak user yang kayanya salah mengartikan kalimat "what's on your mind?" yang ada di kolom status update Facebook ketika mereka akan menulis sesuatu untuk update statusnya. *unsubscribed.  
  • Banyak user yang suka update status berantai. Facebook bukan microblogging loh, cam kan itu. Syukur kalo yang ditulis bagus, ini ternyata sumpah serapah gak jelas. *unsubscribed.
  • Banyak user yang asal add friend gitu aja. Menuh-menuhin list friend requests, gak enak di mata, karena kebanyakan yang asal add itu mempunyai nama-nama yang aneh (you know what) dan foto profil yang absurd, sehingga saya susah dan tidak bisa mengenali siapa sebenarnya mereka. *klik tombol not now.
  • Tampilan home Facebook sekarang yang semakin membuat polusi pemandangan semakin bertambah parah karena history dari user yang baru saja upload foto-foto absurdnya itu akan terpampang dengan sangat sangat besar di home page-nya Facebook. *unsubscribe all updates.
  • Banyak user yang kini tidak bisa lagi membedakan mana aib dan mana yang bukan aib. Akhirnya aibnya sendiri jadi konsumsi banyak orang. *unsubscribed.
  • Saya sudah muak karena terlalu sering melakukan unfriend dan unsubscribe orang-orang. 
Dari sekian alasan di atas, bisa ditarik simpulan bahwa muak saya terhadap Facebook karena semakin banyaknya oknum user yang menumpahkan belanga di Facebook. Intinya, saya muak terhadap oknum Facebook user yang semakin menjamur! Tapi apa daya saya belum bisa untuk menonaktifkan akun saya, kenapa? karena di luar itu, saya masih butuh Facebook ketika dosen dan anak-anak kuliah masih sering menyebarkan informasi di Facebook. Ketika dibalik gencarnya penyalahgunaan Facebook oleh oknum user ternyata masih ada group-group atau forum Facebook yang sering membahas hal-hal bermanfaat. Dan masih ada sedikit "ketika" yang lainnya lagi. 

Untuk sementara ini, muaknya di tahan dulu.

Pesan, ingat kalo Facebook bukan hanya milik anda sendiri, jadi jangan pernah bilang "Status aing, kumaha aing." Kalo anda mau seperti itu, silakan buat lah akun Facebook sendiri, dan jangan pernah sekalipun melakukan adding friend, apalagi memohon-mohon dengan mengirim pesan "confirm, please." Hitung berapa ribu akun friend anda yang mungkin saja akan merasa terganggu (seperti saya) ketika melihat aktifitas dan membaca aib anda di Facebook.  

Ok terimakasih. No offence. Saling mengingatkan, ingatkan juga kalo ada dari saya yang salah. 

And still alive, Facebook! 

17 comments:

  1. apalagi klo ngetag dagangan nggak kira-kira

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini juga bisa jadi salah satu alasan. :D

      Delete
  2. SAlam MAs kalau demikian ayo diblog aja nggak usah buka-buka FB

    ReplyDelete
  3. ahaha, selamat berpuasa mal. tak boleh marah-marah yah anak caem. #pukpukpuk :D

    "C0nf1rm Pl3@$E,QaQ4...???" #plak

    ReplyDelete
  4. i-ni-pi-san . somehow pengen banget nonaktif , tapi apadaya , kenapa upadetan TUGAS KULIAH dan INFO dari DOSEN disana semuaaaaaaaaaaa Щ(ºДºщ)

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu dia, FB masih jadi kebutuhan primer pisan. :(

      Delete
  5. Huahhaa.... kebetulan aku udah nggak ngurus akun FB lebih dari setahun, jd buka facebook pun paling cuma buat ngambil API developer'y aja untuk tools2 mereka yg berguna di blog :) itupun setahun mungkin cuma 2x hahaha...

    ReplyDelete
  6. keras banget kata-katanya mal. haha

    ReplyDelete
  7. kalo aku fb seringnya cuma wat main game aja mas hehehhe
    salam kenal mas... tukeran link yuk.... saya sudah pasang url anda ke blog saya mas terima kasih... silah kan lihan di http://blog.umy.ac.id/suksesmulia01/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip, thanks. Akan saya pasang balik juga. :)

      Delete
  8. Hah setuju banget tuh gan, gara keseringan ngetag dagangan saya blokir beberapa teman tanpa babibu padahal teman dekat juga. Sering banget kepikiran non aktif FB, tapi ya itu masih butuh juga buat nyebar info sana sini (lumayan buat jarkom). Mantengin blog aja deh, gunain FB kalau lg perlu aja, banyak mudharatnya :p

    ReplyDelete
  9. tenang pamand aja nesu nesu la iya..damai dengan cinta..kalo benci ma nggak usah dah facebookan...

    ReplyDelete
  10. User facebook semacam itu gak bakal bertahan di googleplus , berani hijrah ke g+ paling dicuekin . Atau langsung banned oleh penghuni google+ . Tahu sendiri g+ tempat yang keras ...

    ReplyDelete