BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Sunday, 23 December 2012

Bicara Film dengan Kehebatannya Meramal Masa Depan

Film itu menurut saya merupakan sebuah saksi bisu terhadap segala hal yang pernah terjadi dan bahkan yang akan terjadi di dunia. You know what I mean for sure, film itu bisa membicarakan segala hal yang pernah terjadi, sebut saja Titanic (1997) yang membicarakan tragedi tenggelamnya kapal Titanic, sebut juga Apocalypse Now (1979) yang membicarakan sisi lain dari perang Amerika vs Vietnam, dan yang lumayan baru, ketika tragedi 9/11 berhasil menciptakan sebuah kekhawatiran dan kecurigaan massal umat manusia sedunia akan tindak terorisme, United 93 (2006) muncul dan mengangkat isu 9/11 itu sebagai topik utama.

 

Sesuai yang saya katakan tadi, film juga ternyata bisa sok-sokan membicarakan sesuatu hal yang belum terjadi atau "katanya" kelak akan terjadi di dunia ini. Contohnya, The Terminator (1984) membicarakan bahwa di masa depan robot-robot akan menguasai bumi dan terjadilah perang manusia melawan robot. Jangan lupa 2012 (2009), ketika umat manusia dibuat heboh dengan ramalan suku Maya bahwa kiamat akan terjadi tanggal 21-12-2012 film ini pun muncul dan menggambarkan seperti apa porak porandanya dunia apabila kiamat terjadi. Dan yang paling membuat saya takjub adalah 2001: A Space Odyssey (1968), kenapa? di film tersebut ada seorang atau lebih tepatnya sebuah karakter, namanya H.A.L. 9000, dia adalah sebuah komputer yang bisa berbincang-bincang dan menjawab segala pertanyaan yang diajukan kepadanya. Hell yeah! Bukan promosi atau apapun, komputer yang bisa berbicara dengan manusia seperti itu pun kini sudah terwujud, zaman sekarang kita mengenal iPhone dengan SIRI-nya yang ternyata memiliki kemampuan yang sama dengan H.A.L. 9000. And I think it's WOW! Coba tonton saja 2001: A Space Odyssey (1968) ini, come on, itu tahun 1968 ketika SIRI belum ada, ketika komunikasi via video conference belum ada atau bahkan sama sekali belum terbayang cara menciptakannya seperti apa, tapi film ini sudah lebih dulu jauh menerawang kedepan dan ternyata memang alat seperti itu kini telah ada dan telah terbiasa kita gunakan di keseharian kita. WOW.


Di samping itu, masih banyak judul film yang seakan-akan menerawang kehidupan manusia di waktu yang jauh kedepan, asal sebut, Surrogates (2009) yang membicarakan tentang apa yang terjadi jika kebanyakan manusia di dunia hanya duduk dan mengurung diri di kamar karena semua kegiatan sehari-harinya dilakukan oleh robot yang mewakili dirinya. Juga ada Looper (2012) dan Minority Report (2002) yang menerangkan salah satu manfaat time travel things yang bisa berguna untuk menghapus eksistensi orang-orang jahat atau mencegah orang-orang berbuat kriminal.

Intinya, film memiliki timeline yang di dalamnya terdapat gambaran peristiwa yang terjadi seiring perjalanan hidup umat manusia dari masa ke masa. Lebih dari itu, film juga merupakan sebuah fikiran dan pendapat tanpa bantahan tentang semua hubungan kausal yang melibatkan garis waktu dahulu, sekarang, dan masa depan. Maka tidak bisa ditampik bahwa film pun merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari peradaban manusia. 


Note: yang saya bicarakan ini tentunya film yang berkualitas. You know what I mean for sure apa itu film berkualitas. :)

Images source: random search from Google

2 comments:

  1. Bener banget tuh..film bisa jadi 'meramalkan' sesuatu yg bakal terjadi bertaun-taun mndatang,yg mungkin waktu rilis keliatan ga relevan...

    jangan lupa juga Network-nya Sidney Lumet, yg menurut ane juga berhasil meramalkan industri pertelevisian saat ini ...brilliant

    ReplyDelete
  2. Belum nonton kalo film itu mah, thanks infonya bro. :)

    ReplyDelete