BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Sunday, 10 February 2013

Learning to be Comfortable with Discomfort

Sadar atau nggak, sebagian besar dari kita selama ini terlalu betah bersantai-santai di zona nyaman yang kita buat-buat sendiri. Termasuk saya. Diam di zona nyaman membuat perasaan kita tenang dan tenteram, gak ada hambatan yang berarti, semua berjalan mulus sesuai keinginan kita. Di zona nyaman, semua hal dan semua orang adalah teman yang menjadi pemulus jalan terwujudnya apapun keinginan kita. No enemies, no haters, no devils. Kenyamanannya itu yang membuat kita merasa betah dan berujung pada ketergantungan.

Always be comfortable because we always live in our comfort zone. Sekalinya mencoba ke luar dari zona nyamannya kita, perasaan discomfort langsung muncul. Ujung-ujungnya kita gagal dan putus asa karena terlalu kepayahan dalam mencapai suatu hal yang menjadi tolak ukur maksimal keberhasilan kita. 

Adalah keberuntungan yang tak terkira ketika bisa diam dan berleha-leha di zona nyaman sepanjang umur hidup kita. Tetapi, apa jadinya jika keberuntungan itu malah hanya berpihak pada sebagian kecil dari kita, dan sisanya, sebagian besar dari kita kini malah sudah kehilangan zona nyamannya? We have to learning to be comfortable with discomfort. Itu solusinya. 

Keluar dari zona nyaman yang sempit menuju zona gak-nyaman yang lebih luas. Konsekwensinya, kita berpotensi penuh bakal berhadapan dengan segala ketidaknyamanan yang ada. Mencoba tidak berlari dari segala rintangan yang ditemui, melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh karena takut dengan resiko yang harus dihadapi apabila ternyata hasilnya gagal, akhirnya akan mampu membentuk kita menjadi seseorang yang siap tempur di medan seperti apapun. 

Terbiasa dengan segala macam discomfort things membuat kita akan selalu merasa nyaman walaupun sebenarnya kita berada di zona yang gak nyaman sekalipun. Damn right! di manapun, dalam kondisi apapun, dan ditekan oleh siapapun, kita akan tetap nyaman dan fokus melakukan pekerjaan kita sembari mewujudkan apa yang menjadi keinginan kita. 

13 comments:

  1. yang gak nyaman bikin kita lebih maju,
    menurut saya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang nyaman dan yang gak nyaman, semunya ada pros and cons-nya

      Delete
  2. jadi apa yang sebaiknya kita lakukan

    ReplyDelete
  3. zona ga nyaman mnurut saya itu adalah tantangan baru

    ReplyDelete
  4. zona nyaman itu merupakan tantangan juga, nah bagaimana caranya kita bisa keluar dari itu .. mungkin

    ReplyDelete
  5. walau begitu, tetap saja kita nggak perlu melakukan sesuatu yang melebihi kemampuan kita... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemampuan kita perlu diasah malah biar makin bertambah, caranya ya mencoba melakukan sesuatu yang ada diluar kemampuan kita, belajar melakukannya. IMO. :)

      Delete
  6. zona nyaman memang membuai sekaligus menakutkan iia kang.. klu kita gag sadar2 tuu yg bahaya.. makasii kang artikelnya ;)

    ReplyDelete
  7. intinya, manusia butuh sesuatu di luar kebiasaan. giliran sudah ketergantungan, dapat "sentilan bin kejutan" sedikit saja, hampir pasti akan kelabakan cari solusinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yoi, biar gak bosan. :D

      harus terbiasa dengan hal-hal baru, dan mulai mencari hal-hal serta masalah-masalah baru. :D

      Delete
  8. mampir lagi nii kang.. sekedar memberitahu bahwa award dari akangnya uda saiia pamerin :) sekali lagi makasii kang iia ;)

    ReplyDelete