BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Friday, 11 October 2013

A Simple Guide to Saying No

Setiap orang memiliki beberapa fokus pekerjaan yang harus segera dikerjakan sampai selesai. Beberapa diantaranya, diberi prioritas. Setiap orang pun memiliki cara yang berbeda dalam hal menetapkan prioritas.
Semua tergantung kepentingan masing-masing.

Jadi jika ada seseorang atau sekelompok orang yang memberimu suatu tugas di mana kamu ternyata tidak memiliki kemampuan lagi untuk menambah fokus pekerjaan baru, maka kamu berhak untuk mengatakan tidak.

Ternyata, "mengatakan tidak", dalam konteks tertentu, tidak lah mudah. Dorongan dari luar seperti paksaan, juga dorongan dari dalam diri seperti merasa tidak enak atau merasa berhutang budi adalah faktor yang membuat seseorang semakin sulit untuk "mengatakan tidak."

Meskipun sulit, tapi tidak akan pernah membuat kamu tidak mungkin untuk bisa "mengatakan tidak". Karena ada beberapa alasan yang kamu bisa utarakan demi memperkuat alasan kamu mengapa harus "mengatakan tidak."

  • Kamu mempunyai prioritas dan beberapa fokus pekerjaan yang sedang dilakukan dan telah ada sebelum orang itu memberi kamu tugas. Bagaimanapun, prioritas tetaplah prioritas, kamu tahu pekerjaan itu penting untuk segera diselesaikan karena sebelumnya kamu telah menetapkan prioritas padanya. 
  • Menambah tugas = Menunda waktu penyelesaian tugas-tugas yang sudah ada sebelumnya. 
  • Jika kamu berada dalam sebuah organisasi, masih ada banyak orang lain yang bisa menerima tugas yang ditawarkan kepadamu, rekomendasikan saja. Namanya organisasi, pasti ada banyak orang di sana.
  • Kamu punya pertimbangan, semacam "apa untungnya bagi kamu/organisasi dan apa untungnya bagi dia/si pemberi tugas." 
  • Sekali tidak tetap tidak. Jangan membuat bingung seseorang dengan keputusan kamu.

Lesson learned. 

Ketika saya memperhatikan sekitar, begitu banyak pelajaran yang bisa diambil secara diam-diam.

1 comment: