BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Friday, 28 February 2014

Dasar Gravitasi, Kelakuannya Memang Seperti Ini.

She lives with a broken man, a cracked polyester man, who just crumbled and burns.
He used to the surgery, for the girls in the eighteen, but gravity always win. Fake Plastic Trees by Radiohead

Berbicara tentang gravitasi, saya selalu tertarik akan hal ini. Di bagian manapun di permukaan bumi, gravitasi selalu ada, teori dan hukumnya selalu berlaku tanpa kecuali. Siapapun belum pernah ada yang bisa membantah teori ini, terlebih ketika dia hidup dan berjalan di planet bumi ini. Zero gravity doesn't exist. Disadari atau tidak disadari, gravitasi selalu menahan kita untuk tetap tidak jauh terpental dari planet bumi ini.

Gravitasi juga lebih dari itu. Lebih dari sekedar gaya tarik bumi, lebih dari sekedar teori fisika yang belum terbantahkan selama ini. Gravitasi menanamkan pengertian dan pemahaman lain di benak saya, di otak saya, sampai sampai menarik saya untuk membuat tulisan ini.

***

Manusia menata hidupnya seideal mungkin untuk beberapa macam kebahagiaan yang mereka ingin. Ada yang operasi plastik untuk terlihat lebih menarik, ada yang menata kamarnya untuk mendapatkan mood segar kembali, dan juga ada yang memasang rak dinding dari papan dengan penopang siku-siku agar papan tempat buku-buku itu ditata tidak jatuh, selalu tertata rapi.

Tapi tetap.

Umur menua, kulit pun menua, tidak lagi cerah dan segar seperti di usia muda. Gravitasi menarik semua itu untuk kembali ke asalnya, ke dalam relnya, ke dalam keasliannya.

Tata ruang pun menjadi semakin membosankan, bila sampai waktunya. Seperti teori gravitasi bumi yang juga membosankan sehingga banyak orang berlomba untuk mendapatkan, menemukan, bahkan membuat zero gravity area di bumi ini, tepatnya permukaan.

Rak buku dari papan itu pun tetap saja tidak terpaku dengan kokoh di dinding, entah siku-siku penopangnya kurang kuat, atau buku-bukunya terlalu tebal dan berat. Yang jelas, pada akhirnya, gravitasi selalu menang dan membuat buku-buku itu berjatuhan.

Gravitasi seperti ini memang. Selalu menang.

Tapi tetap.

Kita jangan menyerah, selalu berusaha untuk beradaptasi dengan gravitasi yang ada. Operasi plastik, menata ruang, menyusun buku, dan entah apapun itu. Ketika dirasa mulai tiba saatnya gravitasi bumi semakin tidak tertahankan, maka kuatkan lah kembali segala usaha yang telah dilakukan.

Operasi plastik lagi kalau bisa, tata lagi ruangan, dan perkokoh lagi siku-siku penopang rak buku itu seperti semula. Ya, meskipun dengan kenyataan yang sudah terduga, gravitasi akan selalu menang pada akhirnya.

Dasar gravitasi, kelakuannya memang seperti ini.

This post has No comments so far:

Post a Comment