BLOG.MAKMALF

Words are breathing

Monday, 2 January 2017

Tahun Baru dan Konsep Baru Pesimisme

Kita tidak akan pernah tahu dua kaki ini akan melangkah. Beberapa jam ke depan, selalu saja ada rencana kita yang diinterupsi oleh kehendak takdir. Ketika interupsi selesai, barulah kita bisa melanjutkan rencana. Atau bahkan, rencana kita masih saja terdikte oleh takdir sebelumnya.

Waktu telah menunjukkan segala pesonanya kepada kita.

Waktu selalu memberikan surprise, seakan menertawakan kita yang suka sok-sokan berencana. Menemani kita dan membiarkan kita membolak-balikkan rencana. Mulai dari rencana A sampai B, sampai A1 bahkan.

Dan 2017 tiba.

2016 kemarin, surprise juga ternyata. Kalau harus dibahas, lagi-lagi rencana 2015 untuk 2016 kemarin hanya tinggal untuk kita tertawakan. Membayangkan kita berencana matang-matang, semakin membayangkan, semakin kita menertawakan. Sok tahu dan sok dewasa, sok pintar mengkonsep, padahal belum tahu, ternyata tidak semudah berencana, akhirnya berlalu. Terus saja begitu.

2016 juga. Kita tidak lepas dari berencana untuk 2017. Berencana untuk segala sesuatu yang akan mengisi bulan dan tanggal. Jangan sampai, lingkaran-lingkaran di tanggal-tanggal pada bulan-bulan di tahun 2017 ini, hanya tinggal lingkaran saja akhirnya. Jangan sampai, seperti 2016 kemarin ya. Amit-amit.

Ya, meskipun, kita tidak tahu kapan si takdir dan si nasib tiba-tiba menginterupsi lagi. Biasa lah mereka, suka datang tiba-tiba. Seakan sok-sokan ngasih surprise kepada kita yang telah sok-sokan berencana seperti sedang ngatur-ngatur masa depan.

Tapi, begitulah kita. Tetap saja selalu hobi berencana di atas garis waktu yang tidak bisa dipause seperti game online.

------------

Jangan putus doa dan berjuang untuk rencana kita. Begitu, kata orang optimis bilang. :)




NB

Oh ya, optimis bagus, tapi jangan sampai termakan oleh optimisme kamu sendiri ya. Begitu kata orang pesimis bilang. :)